← Catatan IKA DARMA AYU · 08 September 2026

Catatan & Kabar

Mengisi Kemerdekaan dan Menjaga Persaudaraan

Puisi ini ditampilkan saat Pembacaan Puisi khas Kemah Bakti Mahasiswa XXIV tahun 2018 di Desa Gelarmendala, Kecamatan Balongan, Indramayu.

Mengisi Kemerdekaan dan Menjaga Persaudaraan
Mentari melambaikan gemerlap cahaya
Menyiratkan semburatnya di tanah penuh luka
Abadi oleh tinta darah para syuhada
Melebur bersatu rupa mewujud Gelarmendala

Wahai tanah yang terlewati ribuan matahari terbenam
Kapan terakhir kali kau tak temukan pertikaian?
Antara orang tua, kerabat, dan handai taulan
Atau kawan dan saudara seperjuangan

Pertikaian adalah penyubur konflik yang abadi
Kepentingan menjadi ruh yang tak pernah mati
Akarnya meresap hingga ulu hati
Obatnya tak cukup kau cari barang sehari

Wahai kawan, orang tua, dan masyarakat sekalian
Mengapa semua ini terus saja terjadi tak berkesudahan?
Apakah semata-mata tanpa alasan?
Atau oleh konflik yang berkelindan di dalam dada setiap insan?

Apakah pilihan politik yang menyebabkan semua ini terjadi?
Hasrat membela membabi buta dalam diri
Tak diiringi kesiapan terpahit tuk dihadapi
Atau siasat sakit hati yang mungkin akan terjadi lagi dan lagi

Masyarakat kita belum siap berkompetisi di arena luas
Apalagi bertandang ke markas lawan yang terkenal ganas
Panggung politik adalah bukti nyata yang lugas
Betapa kita masih membutuhkan pendidikan yang cerdas dan bernas

Sudah, lupakan saja pertikaian politik itu!
Yang terpilih seharusnya menunjukkan tajinya yang jitu
Membuktikan janji yang dulu dilontarkannya dengan semangat menggebu
Dengan bukti tak terbantahkan berupa kinerja yang bermutu

Pemerintah selayaknya tak ubahnya boneka atau sekumpulan orang yang asal bekerja
Bermain kata atau sembunyi dari khalayak ramai bukanlah perilaku seorang ksatria
Menunjukkan kerja yang nyata adalah tugas utama
Kepentingan rakyat bersama adalah tanggung jawab yang wajib dibela

Korupsi, kolusi, dan nepotisme adalah racun yang harus dibasmi
Penyakit rakus akan uang rakyat harus dihabisi
Praktik nepotisme sudah saatnya diperangi
Pelaku persekongkolan busuk sepantasnya diadili

Generasi muda pendobrak kemapanan sistem tercela
Penuh asa, semangat, dan daya saing luar biasa
Tujuh puluh tiga tahun lalu adalah contoh nyatanya
Betapa pergerakan bangsa dipelopori kawula muda

Pemuda adalah pahlawan kemerdekaan
Pemuda ialah gerbang masa depan
Pintu segala bentuk kemajuan
Generasi yang siap menghadapi aral melintang

Persatuan antar pemuda adalah keharusan
Bersatunya penerus bangsa adalah keniscayaan
Tak boleh ada jurang pemisah yang semakin dalam
Di tengah konflik kepentingan yang semakin meradang

Sejarah desa ini tertutur dengan heroiknya
Arena perang terbentang luas dimana-mana
Pemuda dengan gigihnya berjuang atas nama bangsa
Dan agama yang menjadi pedoman dalam bernegara

Perjuangan adalah nilai yang sudah menjadi ruh bangsa ini
Semangat keberagaman dalam persatuan menjadi mutlak terpatri
Gelora itu telah tumbuh sejak penjajah menginjakkan kaki
Hingga kini seyogyanya kita menjadi tuan di negeri sendiri

Narasi keberagaman adalah segalanya
Toleransi antar kelompok kepentingan harus menjadi semangat bersama
Mempertentangkan potensi konflik tak boleh dibiarkan begitu saja
Membangun bangsa harus dibarengi dengan membangun jiwa

Peran pemuda untuk kemerdekaan adalah menjaganya supaya tidak terlepas
Insting merdeka adalah mengerahkan daya upaya untuk berpikir secara luas
Saling pengertian pemuda dan orang tua menjadi mutlak ada bagi negeri yang berazas
Untukku dan untukmu yang gandrung akan keadilan masyarakat berkelas

Wahai pemuda dan saudara sekalian
Kapan terakhir kali kau mencicipi manisnya persaudaraan?
Gotong-royong bersama membangun peradaban, perdamaian, dan jembatan
Berjuang mewujudkan dunia yang ramah akan kemanusiaan

Perpecahan, pertikaian, dan kepentingan adalah musuh bersama perdamaian di desa ini
Perseteruan tak ada habisnya menjangkiti orang tua dan pemuda generasi kini
Lalu apa tindakan kita menanggulangi persoalan itu yang semakin genting dari hari ke hari
Berembug mencari penyelesaian, menyambung ikatan persaudaraan atau diam tanpa solusi?

Mengisi kemerdekaan adalah menjaga persaudaraan
Arti merdeka ialah menjaga keutuhan persatuan
Perpecahan, pertikaian, dan konflik tak bisa didiamkan
Narasi keberagaman bangsa harus tetap dilestarikan

Tujuh puluh tiga tahun sudah negeri ini merdeka
Saatnya bangkit, berdiri dan membusungkan dada
Bergerak dan maju secara bersama-sama
Mengibarkan sang merah putih hingga mengguncang dunia

............................................................... (pasukan memasuki arena)

Mari kita berdiri bersama-sama
Semua yang hadir di sini kami ajak untuk berdiri bersama
Tegakkan kepala
Angkat tangan kanan dan kepalkan secara bersama-sama
Teriakkan sumpah rakyat Indonesia dengan penuh gelora


SUMPAH RAKYAT INDONESIA

KAMI RAKYAT INDONESIA BERSUMPAH
BERTANAH AIR SATU ..... TANAH AIR TANPA PENINDASAN
KAMI RAKYAT INDONESIA BERSUMPAH
BERBANGSA SATU ..... BANGSA YANG GANDRUNG AKAN KEADILAN
KAMI RAKYAT INDONESIA BERSUMPAH
BERBAHASA SATU .... BAHASA KEBENARAN

HIDUUUUUUUP .... RAKYAT INDONESIA 3X

MERDEKAAAAAAA ....... 3X

DIRGAHAYU KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA.

Gelarmendala, 2018